
Service MacBook Bandung Terbaik hanya di Serviciyan – Cepat, Profesional, Bergaransi!
MacBook Cepat Panas? Jangan Lakukan 4 Hal Ini Lagi
MacBook dikenal sebagai salah satu laptop dengan performa tinggi dan desain ramping yang efisien. Tapi, bukan berarti perangkat ini bebas dari masalah suhu. Tak sedikit pengguna yang mengeluh MacBook mereka cepat panas, bahkan saat hanya digunakan untuk tugas ringan seperti browsing atau menonton video.
Suhu yang terlalu tinggi bisa memengaruhi kenyamanan, mempercepat keausan komponen, bahkan menurunkan performa MacBook secara keseluruhan. Kalau kamu termasuk yang sering mengalami masalah ini, bisa jadi tanpa sadar kamu melakukan beberapa hal yang justru bikin MacBook makin panas. Yuk, simak empat kebiasaan yang sebaiknya segera kamu hentikan!
1. Menggunakan MacBook di Atas Permukaan Empuk (Kasur, Sofa, atau Bantal)
MacBook memang nyaman dipakai sambil rebahan, tapi menaruhnya di atas permukaan empuk seperti kasur atau bantal bisa bikin aliran udara tersumbat. Padahal, bagian bawah MacBook — terutama di dekat kipas — sangat membutuhkan ventilasi.
Ketika aliran udara terhalang, suhu internal akan naik drastis, dan akhirnya membuat sistem pendinginan bekerja ekstra. Hasilnya? Kipas jadi lebih berisik, performa turun, dan suhu makin tinggi. Solusinya sederhana: gunakan permukaan datar dan keras seperti meja, atau pakai cooling pad atau laptop stand.
2. Membiarkan Banyak Aplikasi Aktif di Background
Sering nggak sadar berapa banyak aplikasi yang kamu buka sekaligus? Misalnya Safari, Chrome, Spotify, Mail, WhatsApp, Zoom, bahkan Final Cut yang lupa ditutup setelah editing. Semua aplikasi itu tetap mengonsumsi sumber daya walau sedang tidak digunakan.
Semakin banyak aplikasi berjalan di background, makin besar beban CPU dan GPU. Dan beban berlebih ini tentu menghasilkan panas. Untuk menghindari hal ini, biasakan tutup aplikasi yang tidak digunakan dan cek aktivitas sistem lewat Activity Monitor. Tutup aplikasi yang menghabiskan banyak CPU atau RAM tanpa alasan jelas.
3. Tidak Pernah Update macOS dan Driver
Mungkin kamu berpikir update hanya soal tampilan atau fitur baru. Padahal, Apple sering menyelipkan perbaikan bug dan optimasi sistem dalam setiap pembaruan. Beberapa update bisa memperbaiki manajemen daya atau suhu yang tidak stabil.
Jika kamu masih menggunakan versi macOS lama atau tidak pernah update firmware, bisa jadi sistem pendingin MacBook-mu tidak bekerja sebagaimana mestinya. Pastikan kamu rutin cek pembaruan lewat System Settings > General > Software Update.
4. Menutup MacBook Langsung Setelah Penggunaan Berat
Setelah rendering video atau main game berat, kamu langsung menutup layar dan memasukkan MacBook ke tas? Ini kesalahan yang sering tidak disadari. MacBook membutuhkan waktu untuk menurunkan suhu setelah aktivitas berat.
Jika kamu langsung menutupnya, panas yang terperangkap bisa memengaruhi layar, baterai, dan komponen internal lainnya. Lebih baik biarkan MacBook idle selama beberapa menit sebelum ditutup atau dibawa pergi.
MacBook adalah perangkat canggih, tapi tetap butuh perhatian dan penggunaan yang tepat agar performanya terjaga. Jika kamu merasa MacBook-mu cepat panas, mungkin bukan karena kerusakan, melainkan karena kebiasaan buruk yang tanpa sadar dilakukan.
Dengan menghentikan empat kebiasaan di atas, kamu sudah mengambil langkah penting untuk menjaga kesehatan MacBook jangka panjang. Yuk, mulai lebih bijak dalam menggunakan laptop premium ini!
Jika Macbook Anda mengalami masalah, kami sarankan untuk segera hubungi layanan 24 jam kami untuk konsultasi atau datang langsung ke tempat kami untuk diperiksa (GRATIS) ataupun diperbaiki oleh teknisi kami, karena Serviciyan adalah tempat service MacBook terbaik dan termurah di Bandung.
*Jangan mencoba membongkar MacBook Anda sendiri kecuali jika Anda memiliki pengalaman dan pengetahuan yang cukup, karena dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut.
